Baca juga:
Manfaat Madu untuk Kesehatan
Biksu Myanmar Kembali Tebarkan Ancaman “Tak Ada yang Bisa Membendung Kami"
Ancaman Serangan Oleh Biksu Radikal, Gadjah Puteh Serukan Jihad Lawan Biksu Myanmar
Ancaman yang dilontarkan tokoh budha radikal asal Myanmar biksu Ashin Wirathu, yang ingin menyerang Aceh dan nelayan Indonesia terkait penerapan hukuman cambuk yang diberlakukan terhadap penganut budha di Aceh, ternyata berbuntut panjang. Menyikapi ancaman itu, LSM Gadjah Puteh menyerukan jihad kepada seluruh rakyat Aceh untuk bersama-sama melawan Biksu radikal dari Negara Myanmar tersebut.Erdogan Ancam Kirim Pasukan Khusus Turki Buru Biksu Radikal Wirathu
Setelah pemerintah Malaysia mengancam akan me-rudal biksu Wirathu jika berani datang ke Aceh, kini Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkritik PBB yang membiarkan biksu radikal Wirathu bertindak sesuka hatinya. Setelah melakukan pembantaian etnis Rohingya, Wirathu juga berani mengancam Aceh yang telah memberi hukuman cambuk kepada dua orang umat Buddha. Padahal, mereka sendiri yang meminta hukuman berdasar syariat Islam tersebut.
Terkait hukuman cambuk yang dilakukan kepada dua orang penganut Budha di Aceh, Ashin Wirathu sebagai biksu di Myanmar yang anti-Islam kembali melontarkan ancamannya.
Biksu yang mempromotori pembantaian ratusan ribu muslim di Rohingya ini bertekad akan membalas tindakan muslim di Aceh terhadap umat Budha. Dikutip dari Aljazeera, Ashin Wirathu membanggakan pembunuhan massal yang telah dilakukan oleh para pengikutnya.
“Kami telah membantai ratusan ribu muslim di Myanmar, tak ada yang dapat membendung kami” kata biksu yang hanya dihukum satu tahun ini.
“Para biksu sudah dibekali kemampuan militer. Kami tidak hanya akan mengusir umat muslim di Myanmar, akan tapi juga di Asia Tenggara ini. Agar kedamaian tercipta abadi,” ngocehnya.
”PBB sangat memalukan. Terutama saat menyebut mengenai prinsip-prinsip, nilai, dan keadilan di dunia. Di mana kebebasan dalam beragama? Mereka memulai peperangan. Tidak ada penjelasan lain,” kata Erdogan seperti dikutip rakyatsumatera.com dari The Independent, Kamis (16/3).
Presiden Turkey Erdogan berjanji akan terus mengejar Ashin Wirathu meskipun dia bersembunyi di lubang tikus. Ia juga akan mengerahkan kapal perang yang berisi pasukan khusus Turki. “PBB dan negara lain hanya bisa mengecam tindakan brutal Ashin Wirathu. Tapi kami akan langsung memburunya meskipun ia bersembunyi di lubang tikus,” tegas Erdogan membara.
Langkah presiden Turki disanjung oleh pembela Islam, seperti disampaikan netizen bernama Senja Pg ini, “Allahu Akbar salut melihat ketegasan pemimpen turki yg selalu berjuang membela orang” ber iman & selalu semangat membrantas kejahatan. smg Allah membatu dgn kekuatanya Aamiin”.



0 Response to "Benarkah Ancaman Biksu Myanmar Ashin Wirathu ?"
Posting Komentar