Bahaya! Jangan Mempersiapkan Perlengkapan Bayi Sebelum 7 Bulan Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam adat istiadat yang berhubungan dengan kehamilan. Salah satunya adalah mitos dalam tradisi Jawa menyebutkan larangan ibu hamil atau keluarga mempersiapkan perlengkapan bayi sebelum usia kehamilan mencapai 7 bulan. Mitos yang satu ini ternyata memiliki penjelasan secara medis.
Menurut kepercayaan jawa yang dianut hingga sampai saat ini, jika membeli perlengkapan bayi sebelum usia kehamilan 7 bulan, maka akan timbul kejadian yang buruk pada janin dalam kandungan ibu. Tentulah kepercayaan ini membuat orang
menjadi takut untuk melanggarnya. Padahal dengan menyicil keperluan si bayi, dapat meringankan pengeluaran calon orang tuanya.
Jika dianalisis secara medis, usia kandungan sebelum mencapai 7 bulan masih dalam masa rentan yang beresiko mengalami keguguran. Terutama kehamilan yang masih di bawah umur 12 minggu atau sekitar 3 bulan memiliki tingkat resiko keguguran 70% lebih tinggi. Pada masa itu ibu hamil seharusnya beristirahat cukup banyak untuk menjaga kondisi tubuh, bukan berbelanja perlengkapang bayi yang membutuhkan aktifitas fisik berat.
Keguguran tentu tidak diinginkan, ada baiknya melakukan tindak pencegahan. Membeli perlengkapan bayi akan membuat mental ibu hamil terlalu percaya diri dan mendambakan sang bayi. Akibatnya, bila terjadi keguguran akan berdampak sangat buruk pada psikis ibu hamil. Adanya benda-benda yang berhubungan dengan calon bayi juga akan mempersulit pemulihan psikis sang ibu.
Usia kandungan yang telah mencapai 7 bulan merupakan masa dimana calon bayi telah tumbuh dengan kuat. Pada masa kehamilan 29-32 ini, bayi sudah mulai berada dalam posisi siap lahir. Hal tersebut tentu menjadi alasan kuat untuk dapat membeli perlengkapan bayi. Sebab resiko keguguran sangatlah kecil.
Selain penjelasan medis di atas, membeli perlengkapan bayi setelah usia kehamilan berumur 7 bulan akan mengurangi perilaku konsumtif sang ibu. Ketika usia kehamilan sang ibu sudah mencapai 7 bulan, jenis kelamin calon bayi sudah dapat dipastikan. Hal tersebut tentu dapat menekan biaya pengeluaran karena dapat membeli perlengkapan bayi sesuai dengan kebutuhan dan jenis kelamin calon bayi.
Melihat berbagai pertimbangan yang dijelaskan di atas, tentu menjadi alasan kuat mengapa mempersiapkan perlengkapan bayi harus dilakukan setelah usia kehamilan mencapai 7 bulan. Meskipun berasal dari mitos, bila kebenarannya sesuai dengan rasional patut dijadikan panduan bagi ibu hamil. Dengan begitu, ibu dan calon bayi dapat terhindar dari segala kejadian yang tidak diinginkan.


0 Response to "Mempersiapkan Perlengkapan Bayi"
Posting Komentar